Windijarto.com

Workshop

Surabaya, Jawa Timur

Tlp / WhatsApp

0812 3522 604

Windijarto.com

Information System Planning

Apa itu Perencanaan Sistem Informasi Perusahaan?

Perencanaan sistem informasi perusahaan adalah proses yang mencakup tahapan-tahapan perancangan, analisis, implementasi, dan pemeliharaan sistem informasi yang dirancang untuk memberikan solusi yang efisien, efektif, dan efisien bagi perusahaan. Jika Anda memerlukan bantuan dalam menyusun Information System Planning, jangan ragu untuk menggunakan jasa konsultan kami. Kami akan membantu Anda untuk membuat Information System Planning yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda dengan efisien dan profesional.

Tujuan utama dari perencanaan sistem informasi adalah untuk memastikan bahwa perusahaan menggunakan teknologi informasi yang tepat guna mendukung proses bisnisnya. Perencanaan sistem informasi juga bertujuan untuk memastikan bahwa sistem informasi yang digunakan berfungsi dengan baik dengan menggunakan metode yang efisien, memastikan bahwa sistem informasi yang digunakan aman dan terintegrasi dengan baik, dan memastikan bahwa sistem informasi yang digunakan dapat beradaptasi dengan mudah dengan perubahan yang ada.

Perencanaan sistem informasi Perusahaan diawali dengan mengidentifikasi kebutuhan informasi yang dimiliki perusahaan. Proses ini melibatkan pengumpulan informasi dari berbagai sumber yang relevan, seperti laporan manajemen, laporan keuangan, dan laporan penelitian. Selanjutnya, identifikasi kebutuhan informasi ini diikuti dengan analisis untuk menentukan tingkat kebutuhan informasi yang diperlukan, serta metode pemrosesan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Setelah itu, perencanaan sistem informasi juga mencakup penentuan sistem yang akan digunakan untuk menangani kebutuhan informasi. Hal ini termasuk penentuan jenis sistem, infrastruktur teknologi informasi, dan arsitektur sistem yang akan digunakan.

Kemudian, setelah sistem informasi yang akan digunakan telah diidentifikasi, tahap berikutnya dalam perencanaan sistem informasi adalah implementasi. Proses implementasi ini mencakup tahapan-tahapan seperti pembuatan desain, pemrograman, pengujian, dan implementasi sistem informasi.

Implementasi Sistem Informasi Perusahaan

Selain itu, dalam proses implementasi ini juga termasuk tahapan-tahapan pelatihan dan dokumentasi. Setelah proses implementasi selesai, tahap akhir dari perencanaan sistem informasi adalah pemeliharaan. Pemeliharaan sistem informasi ini mencakup tahapan-tahapan seperti pemeliharaan, pemutakhiran, dan perbaikan sistem informasi.

Secara keseluruhan, perencanaan sistem informasi Perusahaan bertujuan untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki sistem informasi yang tepat guna, aman, dan terintegrasi dengan baik untuk mendukung proses bisnisnya. Proses ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan dapat beradaptasi dengan mudah dengan perubahan yang ada.

Membutuhkan bantuan jasa konsultan untuk menyusun Information System Planning?

Silahkan hubungi kami pada nomor telepon 0812 3522 604 atau tekan tombol WhatsApps untuk mengajukan layanan konsultan mengenai keperluan Perencanaan Sistem Informasi perusahaan. 

Manfaat Information System Planning

Information System Planning merupakan sebuah proses yang digunakan untuk menentukan dan mengidentifikasi kebutuhan informasi dari suatu organisasi, dengan tujuan untuk membantu perusahaan mencapai tujuannya. Manfaat yang diperoleh dari proses Information System Planning ini adalah:

  1. Membantu Perusahaan untuk Memahami dan Mengidentifikasi Kebutuhan Teknologi
  2. Membantu Membuat Rencana Investasi
  3. Membantu Menentukan Sumber Daya yang Diperlukan
  4. Membantu Menentukan Prioritas

Dengan demikian, Information System Planning dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi perusahaan. Proses ini memungkinkan perusahaan untuk memahami dan mengidentifikasi kebutuhan teknologi, membuat rencana investasi, menentukan sumber daya yang diperlukan, dan menentukan prioritas dalam hal pengembangan sistem informasi.

Perencanaan Sistem Informasi 2

Komponen Dari Information System Planning

Komponen dari Information System Planning adalah suatu pendekatan strategis yang menggabungkan proses manajemen dan teknologi informasi guna mencapai tujuan organisasi.

01.

Support

Media sosial sebagai pendukung dari aktivitas marketing perusahaan

02.

Turnaround

Bahwa aplikasi saat ini, memiliki kepentingan strategis di masa depan.
03.

Factory

Aplikasi  penting untuk mempertahankan bisnis yang ada

04.

Strategic

Aplikasi saat ini sangat penting untuk masa depan bisnis.

Bagaimana tahapan dari penyusunan dokumen Information System Planning?

Tahapan penyusunan dokumen Information System Planning (ISP) meliputi beberapa langkah penting.

Pertama, analisis kebutuhan informasi. Langkah ini melibatkan indentifikasi kebutuhan informasi dan pengguna yang dimiliki organisasi. Analisis lebih lanjut dari jenis informasi yang diperlukan, serta jenis sistem yang cocok untuk memenuhi kebutuhan informasi, juga dilakukan. Kedua, identifikasi proyek. Langkah ini melibatkan identifikasi dan pengklasifikasian proyek-proyek yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sistem informasi. Pada tahap ini, prioritas proyek juga ditentukan. Ketiga, perencanaan proyek. Langkah ini melibatkan pengembangan spesifikasi sistem, penentuan tujuan dan kriteria sukses, serta pengembangan rencana kerja.

Keempat, pengembangan sistem. Langkah ini melibatkan pengembangan sistem sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Pada tahap ini, pengkodean, pengujian, dan implementasi juga dilakukan. Terakhir, evaluasi sistem. Langkah ini melibatkan evaluasi sistem informasi yang telah dikembangkan, termasuk pengukuran kinerja dan pengukuran efektifitas. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa sistem informasi yang dikembangkan telah memenuhi tujuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, tahapan-tahapan dalam penyusunan dokumen Informasi System Planning meliputi analisis kebutuhan informasi, identifikasi proyek, perencanaan proyek, pengembangan sistem, dan evaluasi sistem.

Metode Kerangka Berfikir Untuk Penyusunan Dokumen Information System Planning

Metode Kerangka Berfikir untuk Penyusunan Dokumen Information System Planning (ISP) adalah sebuah pendekatan yang digunakan untuk membantu penyusunan dokumen ISP. Metode ini membantu organisasi untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi masalah yang ada dalam sistem informasi mereka, membuat rencana strategis untuk mengatasi masalah tersebut, dan menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk menyelesaikannya. Metode ini melibatkan lima tahap yaitu, identifikasi masalah, evaluasi masalah, pengembangan rencana strategis, implementasi rencana, dan penilaian hasil.

Pada tahap pertama, yaitu tahap identifikasi masalah, organisasi harus mengidentifikasi masalah yang ada dalam sistem informasi mereka, dan menentukan sumber masalah tersebut. Tahap ini juga melibatkan menentukan masalah yang paling penting untuk diselesaikan dan menentukan pengaruh masalah tersebut pada organisasi.

Kemudian, tahap kedua, yaitu tahap evaluasi masalah, organisasi harus mengevaluasi masalah yang telah diidentifikasi dengan menganalisis dampaknya pada sistem informasi, menentukan seberapa besar pengaruhnya, dan menentukan bagaimana masalah tersebut dapat diselesaikan.

Tahap ketiga, yaitu tahap pengembangan rencana strategis, organisasi harus membuat rencana strategis untuk mengatasi masalah yang muncul. Rencana ini harus mempertimbangkan tujuan dan kriteria yang ditentukan oleh organisasi, dan mengidentifikasi solusi yang paling sesuai.

Tahap keempat, yaitu tahap implementasi rencana, organisasi harus menerapkan rencana yang telah dibuat. Tahap ini melibatkan pengembangan jadwal untuk implementasi rencana, menetapkan prosedur untuk penerapan rencana, dan mengidentifikasi sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Tahap terakhir, yaitu tahap penilaian hasil, organisasi harus memonitor dan mengevaluasi hasil implementasi rencana untuk memastikan bahwa rencana strategis telah berhasil diterapkan. Metode ini membutuhkan dokumentasi yang komprehensif untuk menentukan apakah tujuan organisasi telah tercapai. Hasil dari tahap ini akan menjadi dasar untuk menyusun dokumen Information System Planning.